Sabtu, 28 Juni 2014

REVIEW PRODUK

TUGAS 3
Nama : FITRI SUNDARI
NPM : 22211925
Kelas : 3EB20

Specifications Smartren Adromax U

Network : Edvo CDMA20001XEV-DO
        : 2G         GSM 900/1900, CDMA 800/1900
Screen : Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
        : Size 4,5 “IPS Display with 540x960 pixels
Dimension : Size 130X66X9mm
        : Weight 140 grams
Memory : Internal 4GB, 768 MB RAM
        : External microSD, up to 32 GB
Camera : Primary 8 MP, outofocus, LED flash; Geo-tagging
        : Secondary 2MP
Data         : 3G         Yes
        : EDGE Yes
        : GPRS Yes
        : WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi hotspot
        : Bluetooth v3.0 with A2DP
        : OS Android OS, v4.1.2 (Jelly Bean)
        : CPU Dual Core 1.2 GHz processor
Features : Browser HTML
        : GPS Yes. A-GPS
        : Messaging SMS, MMS, E-mail, Push Mail, IM
        : Java Yes, MIDP 2.1
Battery : Type Standard battery, Li-Ion 1800 mAh

Advantages and Disadvantages Smartfren Andromax U

Excess Smartfren Andromax U:

1. Excellence Smartfren Andromax U, has a very elegant design makes impressed luxurious and           comfortable to use.
2. 4.5 inch wide screen, so users can more freely in navigating menus on-screen menu
3. Alredy using Dual-Core processor with qualcomm snapdragon 1.2 Ghz speed.
4. The existence of two sim card slots, CDMA smartfren cards are locked and unlocked GSM sim card.
5. Has a capacity of 768 MB RAM which launched the process in his kitchen runway.
6. Already have 2 cameras, with an 8MP main camera, 2MP front camera.
7. Battery smartfren andromax more durable though U-featured Dual SIM on.
8. Supports EDVO Rev A network that offers fast internet access

Disadvantages Smartfren Andromex U:

1. Weakness Smartfren Andromax U, internet jaringan GSM SIM card still supports GPRS.
2. Capacity under 1 gb ram, which is 768 Mb, but it’s better to reach 1GB.
3. It is not equipped to hotswap memory card slot.
4. In cdma card slot can only smartfren cards, and other can not.
5. Can not play the video format HD (High Definition).

Sabtu, 31 Mei 2014

Surat Lowongan Kerja

TUGAS 2
Nama :        FITRI SUNDARI
NPM :        22211925
Kelas :        3EB20

Surat Lowongan Kerja

Bekasi, May 26, 2014
Attention:
Personal Manager:
 PT. Alpha Net Pratama Mandiri
Jakarta

Dear Sir/Madam
Refer to your requipment advertised in website loker.web.id. I am intersed to joint and to contribute with your respected company.
I am twenty-three years of age, single and in good health condition. I was graduated from University Gunadarma. I am be able to use English both oral and written, computer literate, able to use MS Office package such as MS Excle, MS Word, MS Power Point and internet, allso skilled at Accounting duties.
I hope you will grant me an interview on any day and the opportunity to give you more details about my self.

Sincerely Yours


Fitri Sundari




MEMO CUTI

TUGAS 1
Nama :        FITRI SUNDARI
NPM :        22211925
Kelas :        3EB20


MEMO CUTI

Date           : Monday, May 26, 2014
From           : Personal Maneger
To               : All Employees Women
Subject       : Maternity Leave

For female employees who want to take maternity leave, was allowed to make a letter of leave. Please set up a schedule to the furlough.

FITRI SUNDARI






Kamis, 19 Desember 2013

Permasalahan Ekonomi

Kita telah mengetahui bahwa pada dasarnya ilmu ekonomi hanya difokuskan terhadap barang yang berguna bagi kehidupan manusia dan sifatnya langka. Oleh karenanya, sehubungan dengan keterbatasan-keterbatasan tersebut dan didorong oleh kebutuhan manusia yang sangat beragam dan tidak terbatas maka diperlukan pengaturan untuk menyeimbangkannya.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, masalah ekonomi yang paling mendasar dan perlu dikaji yaitu: “Apa yang harus diproduksi?”, Bagaimana memproduksinya?”, dan “Untuk siapa diproduksi?”.

1)     Apa yang harus diproduksi?

Maksud dari pertanyaan apa yang harus diproduksi ialah menyangkut jenis dan jumlah barang serta jasa yang akan diproduksi.

Jenis dan jumlah barang yang harus diproduksi berkaitan dengan jenis dan jumlah kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat. Oleh karenanya, produsen harus berorientasi pada pasar, yaitu didasarkan pada keinginan konsumen dan daya belinya tanpa berorientasi pada kebutuhan dan daya beli konsumen, maka hasil produksi yang dibuat produsen sulit untuk laku di pasar. Dengan demikian, para produsen harus memulai dengan memproduksi sesuatu yang dapat diserap masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


2)     Bagaimana memproduksinya?

Pertanyaan bagaimana memproduksinya berkaitan dengan masalah penggunaan berbagai sumber daya da teknik yang akan digunakan dalam produksi.

Untuk memproduksi barang, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara yang paling umum ialah dengan mengambil apa yang telah disebabkan alam seperti mengumpulkan/menangkap iklan di sungai dan di laut, memungut hasil hutan, mengelola tanah untuk pertanian/perkebunan dan langsung menjual hasilnya. Mungkin juga apa yang dikumpulkan tersebut diolah dahulu (proses produksi), kemudian hasilnya digunakan atau dijual kepada masyarakat.

Setiap proses produksi harus dilakukan dengan memperhatikan norma-norma kehidupan yang baik, tidak mencemari lingkungan dan tidak mengganggu ketenangan hidup masyarakat yang ada di sekitarnya.


3)     Untuk siapa diproduksi?

Maksud dari pertanyaan untuk siapa diproduksi ialah berkaitan dengan masalah menyalurkan atau membagi habis hasil produksi kepada para konsumen.


Konsumen terdiri atas berbagai tingkat dan dipengaruhi oleh jenis kelamin, agama, budaya, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, lingkungan dan sebagainya, sehingga barang-barang dapat diproduksi untuk masyarakat umum (semua konsumen) atau untuk golongan konsumen tertentu, produsen mana yang akan dituju berdasarkan keadaan pasar.

Hukum Ekonomi

1.   Pengertian Hukum Ekonomi

Kita ketahui bahwa kehidupan masyarakat dan kegiatannya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup merupakan hal yang mendorong timbulnya berbagai interaksi yang disebut sebagai peristiwa ekonomi. Hubungan antara peristiwa ekonomi yang satu dengan peristiwa ekonomi lainnya disebut sebagai hukum ekonomi.


2.   Syarat berlakunya Hukum Ekonomi

Hukum ekonomi hanya akan berlaku jika memerlukan syarat-syarat tertentu. Para ahli ekonomi menyebutkan bahwa hukum ekonomi bersifat hipotesis. Artinya, suatu hukum ekonomi akan berlaku jika keadaan yang dihadapi sama dengan pada saat menyusun hukum ekonomi tersebut. Dengan kata lain, hukum ekonomi akan berlaku dengan keadaan ceteris paribus (faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan tidak berubah).


3.   Jenis-Jenis Hukum Ekonomi

Hubungan antara peristiwa yang satu dengan yang lainnya (hukum ekonomi) dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu hubungan kasual dan yang menunjukkan hubungan fungsional.

a)    Hubungan Sebab dan Akibat
Hubungan sebab dan akibat (hubungan kasual) menunjukkan keadaan bahwa suatau peristiwa yang terjadi merupakan akibat dari peristiwa lain yang terjadi sebelumnya. Misalnya, peristiwa A emnimbulkan peristiwa B; sehingga peristiwa B itu merupakan akibat dari peristiwa A.
Contoh konkritnya, peristiwa A adalah kegagalan panen bawang putih, peristiwa B adalah langkanya bawang putih di pasar. Hal ini berarti bahwa kegagalan panen bawang putih mengakibatkan langkanya bawang putih di pasar.

b)    Hubungan Fungsional
Hubungan fungsional menunjukkan dua peristiwa atau lebih yang saling mempengaruhi. Misalnya, peristiwa A mempengaruhi peristiwa B, dan peristiwa B mempengaruhi peristiwa A.
Contoh konkritnya, peristiwa A adalah harga baras dalam jumlah persediaan tertentu dan peristiwa B adalah permintaan beras pada tingkat harga tertentu. Jika harga beras naik, permintaan beras menurun; atau jika harga turun, permintaan beras naik. Sebaliknya, jika permintaan beras naik, maka harga beras naik; atau jika permintaan beras turun, maka harga beras akan turun.
Hubungan fungsional seperti di atas akan terjadi bila memenuhi persyaratan tertentu, sehingga hanya merupakan hipotesis. Dalam hal ini, hukum ekonomi sebagaimana dimaksud akan berlaku apabila keadaan ceteris paribus, yaitu keadaan diluar yang berkaitan dengan hukum ekonomi yang bersangkutan ada dalam keadaan tetap (tidak berubah). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa hukum ekonomi hanya merupakan kecenderungan karena terkait dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Misalnya saja, kita lihat hukum ekonomi yang berupa hukum permintaan. “Bila harga barang naik, maka permintaan akan barang menurun”. Hukum permintaan ini baru berlaku bila:
a.   Semua orang memerlukan/menyukai barang yang sama;
b.   Penghasilan orang-orang tetap;
c.   Tidak ditemukan barang substitusi/penganti;
d.   Harga barang lainnya tidak berubah;
e.   Orang-orang tidak memperkirakan kenaikan harga yang terus-menerus.

Menurut, Dominick Salvatore dan Eugene A. Diulio (1984), sebenernya hukum-hukum ekonomi adalah abstraksi dan generalisasi dari kenyataan. Hal-hal tersebut dilakukan dengan mencoba menyisihkan berbagai unsur yang mempengaruhi kejadian ekonomi untuk sampai pada beberapa sebab-musabab atau faktor penent terpenting. Misalnya, inflasi dan harga-harga yang meningkat sebagai akibat dari banyak hal. Tetapi, jika kita dapat menyisikan beberapa faktor penentunya yang paling penting, kita mungkin dapat belajar untuk mengendalikannya dan karenanya dapat mencegah atau mengurangi inflasi.

Jenis-Jenis Analisis Dalam Ilmu Ekonomi

Secara garis besarnya, analisis dalam ilmu ekonomi dapat dibedakan dalam beberapa jenis, sebagai berikut.

1)  Ekonomi Teori
Ekonomi teori adalah kumpulan teori-teori di bidang ekonomi yang dapat digunakan sebagai acuan dasar untuk menentukan dan melaksanakan kebijakan bagi masyarakat.

Teori-teori tersebut merupakan data konkrit yang dibuat berdasarkan kondisi ekonomi yang sebenarnya terjadi dalam masyarakat, terutama masalah yang berkaitan dengan sifat-sifat hubungan ekonomi (peristiwa ekonomi), yang disusun, diolah, diuji coba, dan disederhanakan, sehingga membentuk asumsi yang bersifat umum.

Pendekatan dan analisis tersebut dilakukan untuk menunjukkan hubungan antara peristiwa ekonomi. Misalnya, dengan asumsi penawaran suatu barang dan pendapatan masyarakat tetap, permintaan terhadap  barang tersebut akan meningkat bila  harga turun dan sebaliknya, permintaan akan menurun bila harga barang tersebut naik.


2)  Ekonomi Deskriptif
Ekonomi deskriptif memberikan gambaran tentang suatu hasil kajian kondisi ekonomi dalam bentuk angka-angka. Angka-angka tersebut diperoleh dengan cara mencatat dan menganalisis peristiwa ekonomi tertentu. Misalnya, peristiwa mengenai krisis ekonomi di Indonesia, pertumbuhan dunia industri, dan sebagainya.

Pihak-pihak yang biasa melakukan pencatatan dan mengkaji antara lain, Biro Pusat Statistik, Departemen Keuangan, Departemen Perdagangan, dan Perindustrian, Lembaga-lembaga mengkaji ekonomi independen pada perguruan tinggi, dan sebagainya


3)  Ekonomi Terapan
Ekonomi terapan merupakan penggunaan teori (ekonomi makro atau mikro) dalam menganalisis suatu peristiwa ekonomi tertentu. Untuk setiap masalah ekonomi, analisis dan pemecahan masalahnya mungkin memerlukan satu atau beberapa teori yang berbeda.


Sebagai contoh, teori ekonomi makro dengan kekhususan teori moneter digunakan untuk menganalisis dan mencari solusi pengelolaan uang dalam suatu negara (peredaran uang) dan masalah inflasi. Contoh lainnya, teori ekonomi mikro khususnya mengenai teori permintaan dan penawaran digunakan oleh pelaku bisnis untuk menganalisis dan membuat kebijakan pasar.

SAHAM

Saham ialah suatu tanda masuk ikut serta dalam modal perseroan.

Pembagian modal perseroan dalam saham-saham diatur dalam Anggaran Dasar. Saham-saham dapat dituliskan atas nama yang disebut saham atas nama dan saham blanco yang disebut saham tunjuk atau aantoonder. Saham yang telah ditempatkan namun dibayar penuh harus ditulis atas nama.

Memperdagangkan saham atas nama haruslah dengan seizin PT. terhadap saham tunjuk tidak dilakukan pengawasan, karena tidak dikatakan siapa-siapa pemegang. Siapa saja yang menunjukan saham itu, orang ialah yang mempunyai hak/kewajiban sebagai pemegang saham. Pemindahan hak ke tangan lain tak perlu seizin PT. dan cara pemindahan hak saham tunjuk cukup dilakukan dengan penyerahan belaka. Saham atas nama pemindahannya diambil oleh pengurus PT. Saham-saham atas nama yang belum penuh dibayar boleh dipindahkan apabila pada waktu dipindahkan disetor dahulu.

Macam-Macam Saham:

1)  Saham Biasa
Yaitu saham yang tidak mempunyai hak lebih dari pada saham-saham lain

2)  Saham Preferen
Saham-saham menurut kebiasaan diberikan kepada para pendiri PT.
Saham ini lain dari pada saham-saham biasa, karen apada pemegang saham preferen diberikan hak utama tentang umumnya kepada saham prioriteit ini diberikan hak deviden yang lebih dari deviden saham-saham biasa, bahkan seringkali detetapkan dalam % tertentu, misalnya 3%dalam preferen. Kalau didapat keuntungan maka terlebih dahulu dibayar deviden dari saham-saham preferen ini barulah sisa keuntungannya itu dibagi-bagikan kepada pemegang saham biasa. (Deviden = bagian dari pada keuntungan PT. Yang diberikan kepada pemegang saham).

3)  Saham Preferen Kumulatif
Ialah saham-saham yang pada suatu tahun tak dapat diberikan deviden karena perseroan menderita kerugian, maka deviden dari tehun-tahun yang rugi dapat digabungkan dengan dari tahun berikutnya dimana didapat keuntungan.

4)  Saham Preferen Kumulatif yang berhak mendapat bagian keuntungan
Sifat saham ini dan hak daripada pemegang-pemegang saham ini ialah seperti hak-hak pemegang saham preferen kumulatif, dengan tambahan bahwa di samping ini para pemegang saham tersebut masih mendapat hak atas bagian tertentu dari keuntungan.






Sumber: buku Aspek Hukum Dalam Bisnis Univ. Gunadarma

PERTANYAAN DISKUSI

Pada kondisi bagaimana translasi mata uang asing mempengaruhi mata uang asing? Jawaban: Hubungan terbalik antara tingkat inflasi sebuah n...